Surabaya, 10 Maret 2026– Pengurus Wilayah (PW) Pemuda Hidayatullah Jawa Timur menggelar rapat koordinasi guna membahas suksesi Musyawarah Daerah (Musda) Pemuda Hidayatullah Jawa Timur sekaligus persiapan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pemuda Hidayatullah yang akan digelar pada 1–5 Mei mendatang, dengan Jawa Timur sebagai tuan rumah. Kegiatan yang dilaksanakan di Kota Surabaya ini berlangsung khidmat serta penuh semangat kebersamaan.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus wilayah Pemuda Hidayatullah Jawa Timur, perwakilan Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Jawa Timur. Agenda utama pertemuan ini adalah memastikan kesiapan organisasi dalam menghadapi suksesi kepemimpinan melalui Musda serta mematangkan berbagai persiapan Rakernas Pemuda Hidayatullah tingkat nasional.
Acara diawali dengan pembukaan yang khidmat melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an, Surat Al-Maidah ayat 54, yang dibacakan oleh Kepala Departemen Perkaderan PW Pemuda Hidayatullah Jawa Timur, Abdurrahman Wahid dari Jember. Lantunan ayat tersebut menjadi pengingat akan pentingnya kesungguhan dan komitmen dalam menjaga estafet perjuangan dan dakwah.
Selanjutnya, Ketua PW Pemuda Hidayatullah Jawa Timur, Muhammad Basitul Yadain, menyampaikan sambutan sekaligus pengantar arah pembahasan rapat koordinasi. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa Jawa Timur merupakan wilayah yang sangat luas dengan dinamika sosial yang beragam.
“Jawa Timur memiliki 38 kabupaten/kota dengan jumlah penduduk sekitar 42 juta jiwa. Artinya, potensi kader muda di Jawa Timur sangat besar. Karena itu Pemuda Hidayatullah Jawa Timur memiliki tugas bukan hanya menjalankan roda organisasi, tetapi juga memastikan proses pembinaan dan pengkaderan kader muda terus berjalan dan bertumbuh demi kepentingan agama dan bangsa,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa rapat koordinasi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah gerak organisasi.
“Kehadiran rapat koordinasi ini sangat penting agar langkah kita terarah, komunikasi kita kuat, serta komitmen ukhuwah dapat terus dikuatkan,” tambahnya.
Sementara itu, sambutan sekaligus pembukaan resmi acara disampaikan oleh Kepala Departemen Organisasi DPW Hidayatullah Jawa Timur, Ustaz Basyir. Dalam kesempatan tersebut ia menyampaikan dukungan penuh dari DPW Hidayatullah Jawa Timur terhadap berbagai program dan aktivitas Pemuda Hidayatullah.
“DPW Hidayatullah Jawa Timur memberikan dukungan penuh terhadap setiap langkah dan program Pemuda Hidayatullah. Kami berharap Pemuda Hidayatullah Jawa Timur ke depan bisa lebih agresif dalam kerja-kerja organisasi, memperkuat konsolidasi kader, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi umat dan masyarakat,” ujar Ustaz Basyir saat membuka kegiatan secara resmi.

Turut hadir memberikan arahan dalam rapat tersebut Ketua Umum Pemuda Hidayatullah Pusat, Hanif Chaniago. Dalam arahannya, ia menjelaskan latar belakang penunjukan Jawa Timur sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional Pemuda Hidayatullah yang akan digelar pada 1–5 Mei mendatang.
Menurutnya, keputusan tersebut didasarkan pada besarnya potensi kader serta sumber daya yang dimiliki Pemuda Hidayatullah di wilayah Jawa Timur.
“Jawa Timur memiliki potensi dan resources kader muda yang sangat luar biasa. Karena itu kami memandang Jawa Timur sangat layak menjadi tuan rumah Rakernas sebagai momentum konsolidasi dan penguatan gerakan Pemuda Hidayatullah secara nasional,” jelasnya.
Dalam forum tersebut juga disepakati bahwa Musyawarah Daerah (Musda) Pemuda Hidayatullah Jawa Timur harus dirampungkan paling lambat pada bulan April, sehingga kepengurusan baru dapat segera terbentuk dan siap berkontribusi dalam menyukseskan Rakernas yang akan digelar pada awal Mei.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh pengurus dan kader dapat menyatukan visi serta memperkuat sinergi dalam menyukseskan agenda Musda Pemuda Hidayatullah Jawa Timur dan Rakernas Pemuda Hidayatullah mendatang. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat komitmen kader muda dalam menjalankan peran dakwah, kaderisasi, serta kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara. * Admin
