Tuban (pemhidajatim.or.id) – Debur ombak menyatu dengan hembusan angin pantai yang lembut. Di bawah rindang pinus, cahaya matahari menembus sela-sela daun, menerangi barisan pemuda yang berkumpul dalam suasana hangat dan akrab. Panorama itulah yang mewarnai Pemuda Camp dan Rakerwil II Pemuda Hidayatullah (Pemhida) Jawa Timur di Pantai Semilir.
Berlokasi di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, kawasan pesisir tersebut menjadi arena pelaksanaan agenda tahunan selama tiga hari, Jumat hingga Ahad, 25–27 Oktober 2024. Untuk pertama kalinya, Rakerwil Pemhida Jatim digelar sepenuhnya di ruang terbuka—beralas pasir, beratap langit, dan berlatar deretan pinus yang menjulang.

Ketua Pemhida Jawa Timur, Adib Nursyahid, menjelaskan bahwa pemilihan konsep ini berangkat dari aspirasi kader muda. Ia melihat kecenderungan generasi sekarang yang menyukai suasana alam sebagai ruang refleksi dan penyegar pikiran. Format terbuka dinilai mampu menghidupkan forum kerja agar lebih dinamis dan jauh dari kesan kaku.
Ketua panitia pelaksana, Bang Rokhim, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan. Meski sempat muncul kekhawatiran saat Tuban ditunjuk sebagai tuan rumah, seluruh rangkaian acara akhirnya terselenggara dengan baik dan tertib.
Walaupun lokasi kegiatan cukup jauh dari pusat kota, sejumlah tokoh internal Hidayatullah tetap hadir memberikan dukungan. Di antaranya Ustadz Suhadi, Hanif Chaniago, Ustadz Basyir, Ustadz Muflih, Ustadz Sofyan, dan Ustadz Zaini. Kehadiran mereka memperkuat nuansa kebersamaan dan kesinambungan gerakan.

Agenda Rakerwil tidak hanya berisi laporan evaluasi serta pemaparan program kerja dari pengurus wilayah. Panitia juga menghadirkan berbagai lomba seperti stand up comedy, orasi, lari, dan tarik tambang untuk membangun kekompakan sekaligus menyemarakkan suasana.
Sekitar 80 peserta dari berbagai Pengurus Daerah Pemhida se-Jawa Timur mengikuti kegiatan ini. Forum juga diisi dengan sesi penguatan wawasan kebangsaan menghadirkan Ali Mahfudz dari Bakesbangpol Jawa Timur, penyampaian pesan dan motivasi dari para ketua DPD, pelantikan Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (GMH) Jawa Timur, serta pemberian apresiasi kepada PD Pemhida berprestasi.
Salah seorang peserta, Bang Syuhadakillah, mengungkapkan kegembiraannya dapat kembali berkumpul bersama rekan-rekan seperjuangan. Perjalanan jauh yang ditempuh terbayar dengan suasana ukhuwah yang hangat dan penuh semangat.
Menjelang penutupan, momen pelantikan PD GMH Jawa Timur dan pengukuhan PD Pemuda Hidayatullah Kabupaten Madiun oleh PW Pemhida Jawa Timur berlangsung dengan khidmat, menandai penguatan struktur organisasi sekaligus menutup rangkaian kegiatan di tepi Pantai Semilir dengan kesan mendalam.
